Indonesia “Pincang” di Kejuaraan Dunia 2014

Posted on Updated on


Indonesia harus menghadapi kejuaraan dunia 2014 tanpa ujung tombak yang biasa menjadi andalan. Indonesia dipaksa kehilangan kartu Asnya menyusul mundurnya dua juara bertahan tahun lalu yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan karena cidera. Indonesia juga harus kembali menelan pil pahit, satu pekan menjelang kejuaraan ini digelar, adalan Indonesia ditunggal putra Simon Santoso harus dilarikan kerumah sakit karena DBD. Padahal Simon digadang gadang akan memberikan kejutan besar dikejuaraan dunia tahun ini mengingat permainanya yang tengah dalam kondisi terbaiknya.

Lalu kepada siapa Indonesia bertumpu???? Akankah kegagahan merah putih tak dapat lagi dikibarkan??? Apakah kumandang indah lagu Indonesia raya tak mampu lagi diperdengarkan????

Indonesia memang seperti kehilangan arahnya dikejuaraan dunia tahun ini. Target dua mendali emas yang sudah dicanangkan sejak awal harus berubah menyusul mundurnya Owie/Butet dan Ahsan/Hendra. Namun asa itu masih ada. Meski tak sebesar yang dimiliki oleh fantastic four, Tommy Sugiarto dan kawan kawan masih memiliki peluang membuat kejutan di Copenhagen pekan depan.

Jika menilik peluang, Indonesia memiliki kans dinomor tunggal putra dan ganda putri. Ganda putra juga berpeluang membuat kejutan. Sementara nomor tunggal putri dan ganda campuran sepertinya hanya akan menajdi penghias draw saja.

Tommy Sugiarto akan berjuang sendiri dinomor tunggal putra menyusul mundurnya simon santoso. Tommy yang tergabung di pool bawah akan bentrok dengan pemain Singapore Ziliang Derek Wong dibabak pertama. Derek adalah pemain yang mengalahkan Tommy di babak penyisihan piala Thomas mei lalu. Jika mampu melewatinya, Tommy yang diunggulkan ditempat kelima, kemungkinan akan berhadapan dengan Vladimir Malkov dari Russia serta unggulan 9 Hu Yun asal hongkong dibabak ketiga. Jika Tommy masih melaju, dua pemain China yakni Tian Houwei dan Chen Long siap menjegalnya dibabak perempat final dan Semifinal sebelum akhirnya bentrok dengan Lee Chong Wei difinal.
Dinomor ganda putri, pasangan Greysia Polii/Nitya Krishindah diharapkan mampu melanjutkan trand positifnya usai menjuarai Taipei Open bulan lalu. Jika melihat hasil drawing, Ganda putri nomor 10 dunia ini diharapkan mampu minimal meraih medali perunggu. Greysia/Titun baru akan menemui lawan berat dibabak ketiga. Unggulan 2 asal tuan rumah Christina Pedersen/Kamila Ryter Juhl akan menjadi calon lawanya. Meski kalah dari segi peringkat, namun Greysia/Titun unggul dari rekor pertemuan. Pasangan Indonesia selalu mampu mengalahkan duo denis tersebut meski dengan skor ketat. Jika mampu melangkah kebabak perempat final, pasangan jepang Miyuki Maeda/Reika Kakiiwa akan menjadi calon lawanya sebelum akhirnya dipertemukan kembali dengan duo gahar Wang Xiaoli/Yu Yang.

BWF WORLD BADMINTON CHAMPIONSHIPS 2014
COPENHAGEN, DENMARK
25 – 31 AGUSTUS 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s