Month: Mei 2014

Li Yong Bo : India Gak Sejajar Dengan Kami

Posted on


Image

 

Li Yong Bo kembali sesumbar. ketika dimintai komentarnya oleh ndtv mengenai kemungkinan pertemuan tim uber china dengan tuan rumah dalam laga perebutan piala Uber 2014, Pelatih bertangan dingin tersebut menyebutkan jika India masih butuh perjalanan panjang untuk bisa sejajar dengan china. Yon Bo mengaku tidak ada yang perlu dikhawatirkan meskipun India memiliki Saina Nehwal dan Sindhu yang faktanya beberapa kali mampu mempermalukan putri putri china. Baca entri selengkapnya »

(Thomas & Uber Cup) Indonesia Bersiap Hadapi Laga Perdana

Posted on


Image

 

Ajang perebutan supermasi kejuaraan dunia beregu putra dan putri Thomas Cup dan Uber Cup 2014 akan mulai digulirkan esok. Indonesia juga telah bersiap untuk menghadapi laga perdana. Berdasarkan jadwal, tim Thomas akan menghadapi singapura pada hari senen mendatang, sementara tim uber akan bentrok dengan Australia minggu besok. Baca entri selengkapnya »

(Thomas & Uber Cup) Hadapi Laga Perdana, Tommy Optimis Sumbang Poin

Posted on


Imagebadmintonindonesia.org

 

Tunggal pertama tim Thomas Indonesia Tommy Sugirto mengaku optimis mampu mengalahkan Singapura dilaga perdana fase grup perebutan piala Thomas 2014 senin mendatang. Pemain nomor 5 dunia tersebut juga yakin bisa menyumbangkan angka pertama bagi timnya jika nantinya dia yang diturunkan untuk menghadapi tunggal pertama Singapura yang kemungkinan akan menurunkan Zilian Derek Wong. Baca entri selengkapnya »

Li Yong Bo : Thomas Cup Tahun Ini Adalah Yang Terberat

Posted on


Image

 

Pelatih kepala tim bulutangkis China Li Yong Bo menyebutkan, persaingan perebutan piala Thomas 2014 akan berlangsung sangat berat untuk negaranya. Bahkan menurutnya, tahun ini akan menjadi yang terberat selama 10 tahun terakhir. Hal ini dikarenakan kekuatan bulutangkis dunia di sector putra sudah semakin merata ditambah lagi dengan kemrosotan prestasi tim tiongkok dinomor ganda putra. Baca entri selengkapnya »

Jwala Gutta/Aswhini Ponappa Menatap Uber Cup

Posted on


Image

 

Pasangan ganda putri India, Jwala Gutta/Aswhini Ponappa menilai nomor ganda akan menjadi kekuatan tambahan yang dapat membawa timnya meraih hasil maksimal pada perebutan piala Uber minggu depan. Seperti diketahui, India memang memiliki kekuatan utamanya disektor tunggal dengan mengandalkan Saina Nehwal dan Shindhu P.V. namun meski demikian, Jwala/Ponappa pun ingin membuktikan jika mereka juga dapat diandalkan. Baca entri selengkapnya »

Saina Nehwal Targetkan Semifinal Uber Cup 2014

Posted on


Image

 

 

Peraih medali perunggu Olimpiade London 2012, Saina Nehwal mematok target dapat membawa timnya melangkah hingga babak semifinal kejuaraan dunia beregu putri Uber Cup 2014. Menurutnya, target tersebut merupakan patokan realistis bagi tuan rumah, mengingat materi pemain yang dimiliki. Saina yang tengah mengalami masa masa suram dalam kariernya juga mengingatkan kepada para pendukungnya jika dirinya hanyalah manusia biasa yang tak bisa menang setiap waktu. Baca entri selengkapnya »

Greysia Polii Gandeng Kevin Sanjaya Di Indonesia Open

Posted on


Image

 

 

Dari daftar rilis pemain versi pertama yang mengikuti BCA INDONESIA OPEN SUPER SERIES PREMIER 2014 bulan juni mendatang, nama Greysia Polii terdaftar di dua nomor. Selain berpasangan dengan Nitya Krishindah Maheswari dinomor ganda putri, Greysia juga akan mencoba kembali bermain ganda campuran bersama juniornya, Kevin Sanjayan Sukamuljo. Baca entri selengkapnya »

Simon Santoso Optimis Hadapi Thomas CUP 2014

Sampingan Posted on Updated on


Image

 

foto by badmintonindonesia.org

 

 

 

 

Tunggal putra simon santoso yang didapuk sebagai tunggal ketiga tim piala Thomas Indonesia mengungkapkan bahwa target juara yang dibebankan pada timnya jangan sampai menjadi beban tambahan. Tim Thomas cup Indonesia yang menjadi unggulan pertama diatas china, Malaysia dan jepang memang ditargetkan oleh PBSI untuk membawa pulang trophy kebanggan yang telah 12 tahun gagal Indonesia menangkan. Simon juga mengungkapkan jika tahun ini adalah waktu yang tepat untuk Indonesia bisa memenangi kembali Thomas Cup. Baca entri selengkapnya »

Tommy Sugiarto Kejar Kepercayaan Diri Pasca Cidera

Posted on


 

Image

 

 

 

 

Tiga hari menjelang digelarnya Thomas Cup 2014, Andalan Indonesia dinomor tunggal putra Tommy Sugiarto masih berusaha mengembalikan rasa percaya dirinya pasca cidera. Menurut sang pelatih Joko Suprianto hal yang dialami anak asuhnya merupakan hal yang wajar mengingat Tommy yang merupakan tunggal pertama Indonesia tersebut telah absen selama dua bulan dari tournament internasional akibat cidera telapak kaki . Baca entri selengkapnya »

Peluang Indonesia di Penyisihan Piala Thomas

Posted on


Image

 

 

 

 

 

Indonesia akan kembali dihadapkan pada ajang prestisius tahun ini.Gelaran Thomas Cup dan Uber Cup akan menjadi ajang pembuktian siapa Indonesia kini.Setelah Berjaya dinomor perorangan, diantaranya dengan mengoleksi masing masing 2 gelar dari ajang BWF WORLD Championships 2013 dan ALL ENGLAND 2014. Indonesia akan mendapatkan tantangan baru yakni membawa pulang Piala Thomas ketanah air setelah 12 tahun lamanya tertahan dinegeri tirai bambu. Indonesia akan kembali merangkai mimpi di New Delhi India 18 – 25 Mei mendatang.

Tim yang berisikan pemain terbaik juga telah dibentuk. Diantaranya ada Tommy Sugiarto dan pasangan juara dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang akan menjadi ujung tombak Indonesia untuk mendulang point. Selain itu Tim indonesia juga akan ditopang oleh Simon Santoso yang tengah naik daun, Dionysius Hayom Rumbaka serta pemain muda berusia 19 tahun Ihsan Maulana Mustofa disektor tunggal putra. Sementara dari sektor ganda, pasangan Angga Pratama/Rian Agung Saputra dan Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi dipercaya untuk menjadi pelapis Ahsan/Hendra. Lalu bagaimana peluang Indonesia dibabak penyisihan grup?

Dari hasil drawing yang dikeluarkan oleh BWF, tim Thomas Indonesia yang merupakan unggulan pertama tergabung di grup A bersama dengan Thailand, Nigeria dan Singapore. Dari hitung hitungan diatas kertas, seharusnya Indonesia bisa dengan mudah menjadi juara grup dan lolos kebabak perempat final. Namun meski begitu Indonesia harus tetap waspada karena Thailand bisa menjadi ancaman bahkan Singapore pun bias menjadi kuda hitam. Untuk Nigeria sendiri bisa dijadikan sebagai ajang pemanasan dan uji coba lapangan.

Dari rilis pemain yang telah dikeluarkan, tim Thailand akan diperkuat oleh pemain senior Boonsak Ponsana, yang apabila ditelisik dari segi prestasi pemain ini cukup bersinar. Dari segi Head to head dengan Tommy pun Boonsak cukup mengancam meskipun Tommy masih unggul dari rekor kemenangan. Tommy sendiri terakhir kali mengalahkan Boonsak dibabak final Singapore Super Series tahun 2013 lalu.

Selain Boonsak, sector tunggal putra Thailand juga akan diperkuat oleh Tanongsak Saensomboonsuk yang merupakan peraih emas Sea Games Myanmar 2013. Dimana saat meraih emas, Tanongsak turut mengalahkan Hayom Rumbaka dibabak final. Dari sector ganda putra tim Thailand juga menyertakan pasangan Maneepong Jongjit/Niphitpong Puangpuapech yang akhir akhir ini menunjukan grafik prestasi yang meningkat.

Sementara Singapore juga tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka memiliki pemain yang sudah wara wiri diturnament Internasiona seperti Zilian Derek Wong serta pasangan juara Malaysia GP Gold 2014 Danny Bawa Crisnanta/Chaiyut Tryachart. Namun peluang indonesi untuk mengalahkan Singapore sangat terbuka.

Intinya, meskipun Indonesia difavoritkan untuk menjadi juara grup, tim Indonesia tetap tak boleh jewawa. Apalagi dengan Thailand yang tercatat pernah membuat Indonesia hampir menelan kekalahan pada penyisihan grup Piala Thomas 2008 dimana saat itu Indonesia dipaksa bersusah payah sebelum akhirnya meraih kemenangan 3 – 2.