Mengintip Peluang Indonesia vs India Di Laga Perdana Sudirman Cup 2013

Posted on


image

Dari hasil drawing Grup Kejuaraan Dunia bulutangkis beregu campuran Sudirman Cup 2013, Indonesia yang berada di Grup A akan mengawali perjuanganya dengan menghadapi India pada hari senin 20 Mei mendatang.

Lalu bagaimanakah peluang masing masing negara untuk merebut kemenangan????

Berikut Ulasan Peluang

Di masing masing sektor :

image

1. Ganda Campuran
  Sektor ganda campuran adalah sektor andalan indonesia untuk meraup point.
ada 2 ganda campuran utama Indonesia yang masuk Scuad Inti SC, Yakni juara All England 2012 – 2013 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menduduki ranking 2 dunia serta Mohammad Rijal/Debby Susanto yang menempati ranking 8 dunia.

Jika dibandingkan dari segi ranking dan prestasi dengan ganda campuran India yang kemungkinan menurunkan Tarun Kona/Aswhini Ponappa (Rank 31 dunia), Siapapun yang akan diturunkan nantinya, Indonesia masih lebih unggul.

Jika Indonesia menurunkan Tontowi/Liliyana, dari segi peringkat mereka terpaut sangat jauh.
Dari segi Head To Head Tontowi/Liliyana juga unggul 1 – 0.
Kemengan itu didapat di Perempat Final Macau Open 2012, dimana saat itu Tontowi/Liliyana menang 2 gim langsung 21 – 9 , 21 – 13.

Lalu bagaimana jika Rijal/Debby yang diturunkan???
Sama, Peluang untuk merebut point masih sangat terbuka.
Rijal/Debby yang menempati peringkat 8 Dunia telah 4 kali bertemu dengan Tarun Kona/Aswhini Ponappa.
dimana 3 pertemuan dimenangkan Rijal/Debby, 2 pertemuan terakhir terjadi di Axiata Cup Maret Lalu yang keduanya di menangkan Rijal/Debby dengan Rubber set.
1 kekalah Rijal/Debby terjadi di India Open Super Series 2012 dengan point dramatis 22 – 20 , 18 – 21 , 20 – 22.

image

2. Tunggal Putra
  Pada Sudirman Cup 2013 ini Indonesia secara mengejutkan berani menurunkan 2 tunggal putra mudanya.
mereka adalah Dionysius Hayom Rumbaka dan Tommy Sugiarto.
Nama nama lama seperti Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro yang secara kualitas lebih mumpuni tak masuk dalam Scuad Inti.

Sektor Tunggal putra dipastikan akan menyajikan pertarungan seru.
India yang kemungkinan besar akan menurunkan Kashyap Parupalli mempunyai kualitas yang sepadan dengan Tommy maupun Hayom.
Meskipun secara ranking dunia Kashyap lebih unggul.

Kasyap sendiri minggu ini menempati peringkat 11 dunia setelah sempat bertengger di peringkat 6 dunia.
Sementara Tommy Sugiarto minggu ini menempati ranking 20 dunia dan Hayom di Posisi 28.
Namun ini hanyalah hitung hitungan diatas kertas.
karena kenyataanya jika dilihat dari segi Head To Head mereka bisa dikatakan berimbang.

Tommy Sugiarto tercatat telah 7 kali bertemu dengan Kashyap Parupalli.
dimana 4  pertemuan berhasil dimenangkan oleh Tommy dan 3 pertemuan dimenangkan oleh kasyap.
Namun di 4 pertemuan terakhir Tommy mengalami 3 kali kekalahan, Tommy hanya meraih 1 kemenangan Retired di Hongkong Open 2012 lalu.
Pertemuan terakhir terjadi disemifinal India Open GP Gold 2012 desember lalu.
pertemuan itu dimenangkan Kashyap dengan 21 – 18 , 23 – 21.

Sementara Hayom mempunyai Head To Head yang lebih baik dibandingkan Tommy.
Hayom telah 2 kali bertemu Kahsyap dan 2 pertemuan tersebut di menangkan Oleh Hayom.

pertemuan pertama terjadi di India GP Gold 2009, dimana saat itu Hayom menang 24 – 22 , 19 – 21 , 21 – 13.
semenatara pertemuan kedua terjadi ditahun 2010 pada turnament yang sama, Hayom kembali menang 21 – 19 , 21 -13.
Namun yang harus di garis Bawahi, pertemuan Hayom dan Kahsyap terjadi sudah sangat lama.

image

3. Tunggal Putri
Sektor Tunggal Putri menjadi Sektor yang paling lemah di Tim Sudirman Cup Indonesia.
Jika di bandingkan dengan India yang mempunyai Saina Nehwal yg menduduki ranking 2 dunia serta Sindhu P.V yang nangkring di Ranking 13 dunia.

Dari 3 Tunggal Putri yang di Boyong ke KualaLumpur, Rangking tertinggi dimiliki Lindaweni Fanetri yang menduduki peringkat 15 dunia. disusul Aprilla Yuswandari di Posisi 22 dunia dan Bellaetrix Manupputy di 34 dunia.

Namun 5 hari menjelang digelarnya Sudirman Cup, India harus kehilangan Saina Nehwal yang mundur dari Tim karena masih mengalami cidera. tentunya ini sedikit banyak memberikan keuntungan untuk Indonesia.

Dengan mundurnya Saina Nehwal praktis India hanya mengandalkan Sindhu P.V.
Lalu bagaimana rekor Pertemuan Sindhu dengam 3 Tunggal putri Indonesia???

Dengan Lindaweni Fanetri, Sindhu telah 3 kali bertemu.
dimana 2 kemenangan berhasil di raih Sindhu. 1 kemangan LInda terjadi di Final India Open GP Gold 2012 lalu.
Saat itu Linda berhasil mempermalukan Sindhu di kandangnya sendiri dengan 21 – 15 , 18 – 21 , 21 – 18.
Namun dipertemuan terakhir, Tepatnya di Korea Open Januari lalu, Linda menelan kekalahan 2 set langsung 20 – 22 , 16 – 21.

Sementara dengan Aprilla Yuswandari maupun Bellaetrix, Sindhu sama sama telah 2 kali bertemu dan berbagi kemenangan 1 sama.

Jadi siapapun yang nantinya turun, pertandinangan Tunggal putri akan menyajikan duel yang seimbang sama halnya dengan Tunggal Putra.

image

4. Ganda Putra
  Selain nomor ganda campuran, Nomor ganda putera juga menjadi sektor andalan Tim Merah Putih untuk merebut Point.
Indonesia mempunya Angga Pratama/Ryan Agung Saputra yang menduduki ranking 10 dunia serta Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di posisi 13 dunia.

Jika di bandingkan dengan India, diatas kertas Indonesia lebih unggul.
India akan mengandalkan duet Pranaav Jerry Chopra/Akhsay Dewalkar yang menempati peringkat 36 dunia.
Jika dilihat dari Head To Head mereka dengan kedua Ganda Indonesia, Angga/Ryan tercatat pernah mengalahkan mereka di Malaysia Open 2013 januari lalu dengan kemenangan 2 set langsung 21 – 12 , 21 – 16.
Sementara Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan belum pernah bertemu dengan mereka.

Selain Pranaav/Akshay India juga membawa Arun Vinshu/Tarun Kona yang merupakan ganda putra peringkat 38 dunia.
Angga Pratama/Ryan Agung saputra telah 2 kali melawan mereka dan kesemuanya dimenangkan Angga/Ryan.
pertemuan terakhir terjadi di Denmark Open 2012 lalu.
saat itu angga/Ryan menang 22 – 20 , 21 – 19.
Sementara dengan Mohmmad Ahsan/Hendra Setiawan, mereka belum pernah bertemu.

image

5. Ganda Putri
  Sektor ganda putri banyak menimbulkan perdepatan baik sebelum maupun sesudah diumumkanya Scuad Inti SC Indonesia.
perdebatan ini terjadi Lantaran PBSI tidak memasukan Pia Zebadiah Bernadet/Rizky Amelia Pradipta kedalam Tim.

terlepas dari perdebatan itu semua, PBSI telah memilih 5 pemain spesialis Ganda Putri.
mereka adalah Tiara Rosalia Nuraidah/Gebby Ristiyani Imawan , Greysia Polii/Nitya Krishindah Maheswari serta Meiliana Jauhari yang memback up kedua ganda putri tersebut demi strategi Tim nantinya.

Menghadapi India yang kemungkinan akan menurunkan Aswhini Ponappa/Pradnya Gadre, Indonesia harus menurunkan Komposisi terbaiknya di ganda putri.
ini penting mengingat dari 4 sektor yang telah saya jabarkan di atas ada kemungkinan Indonesia dan India imbang 2 sama. jadi sektor ganda putri yang akan menjadi penentu nantinya.

Pasangan Greysia Polii/Nitya Krishindah adalah racikan yang pas untuk menghadapi Aswhini Ponappa/Pradnya Gadre.
meskipun mereka baru saja “rujuk” namun mereka mempunyai skil dan kualitas Individu yang harusnya lebih unggul dari ganda India tersebut

Intinya , menghadapi India harus menurunkan Scuad Terbaik.
Jika Indonesia ingin lolos kebabak selanjutnya, kemenangan atas India menjadi Harga Mati.
Ini dikarenakan di babak penyisihan hari kedua Indonesia akan melawan China yang pasti akan sangat Sulit dikalahkan.

SELAMAT BERJUANG TIM SUDIRMAN INDONESIA.
DOA DAN DUKUNGAN MASYARAKAT INDONESIA AKAN MENGIRINGI PERJUANGAN KALIAN.
GO … GO … INDONESIA

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s